Google+

Latest Post

Lembaga Pendidikan Salsabilla Rani Diresmikan Lahirkan Hafiz Alquran

Written By Globall Sumut on Kamis, 21 Juli 2016 | 02.11

Labuhan | Berita Global tv,Dalam rangka turut melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas, berakhlak mulia dan Hafiz Alquran, akhirnya acara peresmian gedung lembaga pendidikan Salsabilla Rani beralamat di jalan P.Timor Lingkungan 25 Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan sukses diresmikan turut dihadiri 3 anggota DPRD Sumut dipimpin HM Nezar Djoeli,ST, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat Ulama Ust Parroni, mewakili Dinas Pendidikan Kota Medan Bhaiaki maupun para guru dan puluhan anak didik PAUD/TK.Senin siang (18/07/2016).

Khairuddin Hasibuan selaku ketua Yayasan Salsabila Rani dalam sambutannya, mengucapkan terimakasih atas kehadiran para undangan serta anggota DPRD Sumut serta mewakili Dinas Pendidikan Kota Medan maupun pihak pemberi bantuan dari PT Pertamina dan PT Pelindo 1 Belawan.Lebih lanjut disampaikan, ditempat bersejarah ini kita dapat berkenalan dan silaturahmi dalam rangka meresmikan gedung yayasan Salsabila Rani.Adanya yayasan pendidikan bernafaskan Islami ini sudah lama didambakan dan Alhamdulillah baru kali ini terwujud demi turut mencerdaskan pendidikan di masyarakat.Kita juga mengucapkan terimakasih atas adanya dukungan dari berbagai pihak sehingga terwujudnya yayasan pendidikan ini.Ujar pendiri yayasan tersebut.

Lurah Pekan Labuhan Khairun Nasir mengatakan, kami merasa terharu atas cita cita pak Khairuddin Hasibuan mewujudkan yayasan pendidikan bagi generasi muda bangsa khususnya di Pekan Labuhan.Alhamdulillah kita ucapkan atas diresmikannya sekolah Salsabillah Rani dan mengucapkan terimakasih atas terbangunnya yayasan sekolah ini bagi kepentingan warga di Kelurahan Pekan Labuhan.Saya juga berharap pada orangtua murid jangannya sekolah ini sebagai tempat penitipan anak saja namun marilah kita bersama mendidik anak anak kita dalam hubungan kekeluargaan. Jangan ada lagi kekerasan pada anak didik tapi marilah kita selesaikan secara kekeluargaan dan di lingkungan kita.Semoga anak didik kita disini dapat juga menjadi orang berguna bagi bangsa dana negara.Harap Lurah.Sementara itu, HM.Nezar Djoeli,ST selaku anggota DPRD Sumut dari Partai Nasdem mengaku, salut pada pengagas penggerak yayasan Salsabila Rani Pak Khairuddin Hasibuan beserta teman temannya yakni Taufik Saidi, Bambang Hermanto yang peduli pendidikan bagi masyarakat atas terwujudnya yayasan pendidikan ini.


Selaku wakil rakyat, saya mau memgajak kita semua bahwasannya dengan adanya taman pendidikan baru diresmikan ini agar anak didik kita berguna bagi nusa bangsa. Mari kita tanamkan rasa dasar pemahaman agama guna menangkal pengaruh narkoba serta hal negatif yang dapat merusak masa depan anak.Untuk itu para orangtua agar tetap turut mendampingi serta mengawasi anak-anak kita agar tak terpengaruh narkoba yang dapat menghancurkan bangsa.Ciptakanlah para Hafiz Alquran dan Hadist di Yayasan Pendidikan Salsabila Rani ini sehingga menjadi modal dasar kita dalam menuju masa depan di kancah dunia di masa Global nantinya.

Kita juga mendesak pada pihak BUMN PT.Pertamina dan PT.Pelindo 1 disini guna menyalurkan dana CSR untuk kepentingan masyarakat apalagi dalam bidang pendidikan.ujar Nezar sembari mengucapkan Minal Aidin Walfaizin.Arahan juga disampaikan Ustad Parroni selaku tokoh ulama dan maayarakat Pekan Labuhan yang juga imam mesjid Al-Osmani mengatakan, taman pendidilan ini insya Allah bermanfaat bagi masyarakat kita.  Dari masyarakat memberikan apresiasi pada orang yang terlibat dalam mewujudkan lembaga pendidikan salsabila rani ini.Semoga dengan kehadiran yayasan pendidikan ini dapat mengurangi kenakalan akhlak generasi kita."Tolong penuhi yayasan ini dengan kegiatan bernuangsa Islam sehingga banyak Hafizh Alquran.Kita ironis, zaman sekarang anak kita sudah dikenali dengan HP Android bukannya baca iqra dan buka Alquran,"ungkapnya.  Apa yang dikatakan Rasullullah SAW adalah bahwa yang dirindui surga yakni orang yang berkata baik serta membaca Alquran dan Hafiz Alquran.Pembangunan yayasan ini sangat luar biasa dari swadaya masyarakat serta donatur lainnya maka dari itulah hendaknya masyarakat mampu memeliharanya agar tetap berlangsungnya pendidikan di Yayasan Salsabillah Rani yang artinya air di dalam surga yang bila diminum tak akan haus lagi.Pesannya.  Mewakili Dinas Pendidikan Kota Medan Baihaki mengaku bersyukur adanya berdirinya yayasan Salsabillah Rani ini turut mendukung program pemerintah turut mencerdaskan kehidupan bangsa.Sangat luar biasa dalam peresmian yayasan pendidikan ini turut dihadiri para anggota dewan."Kami akan turut membantu percepatan keluarnya perizinan dari yayasan salsabilla rani tersebut karena sudah tampak gedung, ruangan maupun mobiler pendidikan maupun sarana pendukung lainnya di sekolah ini," kata Baihaki sembari mengucapkan terimakasi pada wakil rakyat yang berhadir serta pada pihak BUMN PT.Pelindo dan Pertamina yang membantu dunia pendidikan melalui yayasan pendidikan Salsabila Rani ini.Paparnya mengakhiri.(BU).

Ruang Paripurna DPRD Tidak Memungkinkan Kursi “Kerajaan” Tetap Dianggarkan

Written By Globall Sumut on Rabu, 17 Desember 2014 | 22.19

LABURA | GLOBAL-Mantap sungguh mantap DPRD Labuhanbatu Utara, mengingat ruang rapat Paripurna yang tidak memungkinkan situasinya, namun “kursi kerajaan” dianggar dan menjadi “Pajangan” dipintu masuk ruang rapat DPRD.
Terlihat enam unit “ Kursi kerajaan” masih terbalut plastik dengan rapi terpajang dipintu masuk gedung ruang rapat paripurna DPRD Labura seakan-akan memamerkan" Kursi kerjaan" pada SKPD yang lainnya, betapa indahannya "kursi kerjaan " yang empuk.
Namun disisi lain gedung terhormat ini seolah tampak seperti Toko Mebel dadakan yang memajang dagangannya.    
Salah seorang anggota DPRD Labura saat berbincang-bincang dengan GLOBALSUMUT.COM diruang Fraksinya sebelum dimulainya rapat paripurna RDP digedung DPRD tentang RAPBD TA 2015 , mengatakan, “ Kursi kerajaan” itu untuk pimpinan sidang DPRD.
Karena mengingat lokasi dan kondisi gedung rapat DPRD tidak memungkinkan, maka “ kursi kerajaan” dibungkus lagi .
Ketika ditanyakan, mengingat situasi dan kondisi gedung ruang rapat paripurna tidak memungkinkan, mengapa tetap dianggarkan dan diadakan” kursi kerajaan”  dan menjadi pajangan? sehingga gedung DPRD ini terkesan seperti Toko Mebel saja.
Kalau masalah itu jangan tanyakan pada saya, tanyakan saja pada Sekwan atau ketua DPRD kilah Anggota DPRD tersebut sambil memasuki ruang rapat.
Rumor yang berkembang mengatakan, “Kursi kerajaan” itu hanya digunakan atau dipakai pimpinan sidang untuk sidang istimewa saja.  Pasalnya, bila kursi tersebut digunakan maka orang yang berada dibelakangnya tidak kelihatan,  sehingga kursi ini jarang di pakai.(Andika/jhon)

Penampungan BBM Ilegal di Jalan Yos Sudarso Medan Tak Tersentuh Hukum

MEDAN | GLOBAL-Pencurian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kembali marak terjadi. Seperti terlihat di Jalan KL Yos Sudarso Simpang KIM Kecamatan Medan Deli, Jalan KL Yos Sudarso Medan Labuhan sejumlah truk BBM pertamina  terlibat antrean di beberapa siong seperti Pekan Labuhan (gudang milik H.BDL ) maupun siong di Simpang KIM (milik PTR), dan siong (milik M) simpang Cingwan, Pencurian BBM Bersubsidi ini di pertontonkan seolah -olah kegiatan ini mendapat restu dari Pertamina maupun Pemerintah,Selasa (16/12/2014).  
 
Meskipun pencurian BBM bersubsidi ini berlangsung terang-terangan, namun lokasi gudang penampungan yang biasa di sebut siong ini aman dari Polisi. 
Warga mengaku, sangat menyayangkan atas lemahnya aparat penegak hukum dalam, memberantas aktivitas illegal yang dinilai sudah sangat meresahkan warga tersebut. 
    
Meski resah terhadap aktivitas tak resmi dimaksud, namun warga mengaku tak berani melakukan pelarangan, ini dikarena lokasi siong (gudang)  itu kerap dijaga oleh sejumlah pria berambut cepak. “Semestinya polisi bersama aparat TNI yang menggerebek lokasi itu, karena kalau warga disini yang bertindak tentu tidak berani sebab lokasinya selalu mendapat penjagaan dari oknum aparat keamanan,” ungkapwarga.          
 
Kapoldasumut Irjen Pol Drs Eko Hadi Sutedjo SH Msi  Saat kunker di Polres Pelabuhan Belawan Selasa (18 /11/2014 ) yang di abadikan globalsumut di www.youtube.com/watch?v=myqUyw7GXRs lalau mengatakan, mengenai penampungan -penampungan ilegal dan sebagainya akan kita lakukan Opersi Khusus supaya semuanya bisa pada jalurnya.Namun pernyataan orang nomor satu di Kepolisian Daerah Sumatera Utara ini hanya isapan jempol belaka, Pasalnya kegiatan -kegiatan ilegal seperti penampungan BBM ilegal di jalan KL Yos Sudarso hingga kini tetap berlangsung.       
 
Sekedar mengingatkan seorang Perwira Menengah TNI terluka karena diserang saat menggerebek lokasi penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di Jalan Yos Sudarso KM 10,5, Medan, Sumatera Utara (Sumut) Insiden itu terjadi pada Sabtu (12/10/2013) sekitar pukul 10.15 WIB (Setahun Lalu) di gudang milik PT Nugraha Nusantara.(gudang tersebut saat ini kembali beropersi dan dikawal oknum aparat)
 
Saat kejadian Kolonel Dadang Pranajaya, dari Polisi Militer TNI Angkatan Udara, sedang melaksanakan operasi bersama tim Badan Pengatur Hilir Minyak Bumi dan Gas (BPH Migas).       T
 
im yang melakukan penggerebekan di lokasi ini berjumlah enam orang dan Kolonel Dadang Pranajaya yang memimpin. Temuan awal di lokasi, terlihat tangki timbun, jeriken maupun drum yang dipergunakan untuk menimbun BBM secara ilegal.   
 
Ternyata, kedatangan tim mendapat perlawanan. Ada dua tamtama dari Angkatan Laut yang berjaga di sana yang berupaya menghalangi. Mereka mengusir tim, dan tak lama kemudian datang beberapa orang lainnya yang kemudian juga menyerang tim.
 
imformasi menyebutkan mencapai 100 orang yang menyerang Tim BPH Migas saat itu,bahkan Kolonel Dadang Pranajaya terluka dan dilarikan kerumah sakit.     Apakah  karena insiden itu sehingga Pihak Kepolisian hingga saat ini takut bertindak atau ada koordinasi baik anatara Mapia Migas tersebut dengan Penegak Hukum di daerah ini. Caba kita "Tanyakan Pada Rumput Yang Bergoyang" Seperti lirik lagu Ciptaan Ebiet G Ade.canda K.Saragih Aktivis LSM Bersatu Anak Negri (LSM-Berani).  
 
 

Forkomwati Tuding Polisi Terima Upeti Dari Mapia Migas

MEDAN | GLOBAL -Walau aktipitas penampungan BBM illegal di kawasan Jalan KL Yos Sudarso Medan Bagian Utara sudah cukup lama beoperasi, Namun hingga kini aktipitas tersebut tergolong aman- aman saja dari Polisi Kamis (18/12/2014).  
 
Minyikapi maraknya pencurian BBM bersubsidi, Sekjen Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Wartawan Indonesia (DPP-FORKOMWARI) A.Hasan Asyari kepada media ini menuding Polisi terima upeti dari para mapia Migas, Lebih jauh dikatakannya Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar Rp 2000/liter berdampak sisitematis terhadap kehidupan rakyat kecil di tambah lagi dengan Kelangkaan Elpiji bersubsidi 3 Kilogram (kg) di Pasaran sehingga tembus Rp 20.000/ tabung. 
 
Akibatnya masyarakat kecil yang menjadi korban. Dikatakannya meskipun kegiatan pencurian BBM bersubsidi secara terang-terangan dan terbuka di sekitar ruas jalan yang selalu di lalu Pejabat, Namun kegiatan di lokasi penampungan BBM ilegal itu selalu mulus sehingga kuat dugaan Polisi setempat telah terima upeti dari sang mapia Migas tersebut.
 
Polisi itu tau kejahatan walau di lobang semut sekalipun, Kenapa ada tindak kejahatan yang berulang - ulang di depan umum tidak di tindak. Maka jawabannya sederhana “Polisi terima Upeti”,terang Asyari.  
 
Hasan juga minta Kepada Kapoldasu Irjen Pol Drs Eko Hadi Sutejo SH M.Si evaluasi kineja Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aswin Sipayung S.IK, M.H Pasalnya di wilayah Hukum Polres Pelabuhan Belawan banyak tindak kejahatan yang berulang-ulang seperti Perjudian, Pencurian BBM bersubsidi namun tidak ada tindakan dari pihak kepolisian.Bahkan terkesan ada pembiaran terhadap kejahatan-kejahatan yang melanggar Hukum tersebut,bebernya.   (Wagianto/Herudy)

Written By Globall Sumut on Sabtu, 15 November 2014 | 10.20

a

Random Posts

Random Posts
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Berita Global TV.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger